Memberdayakan Guru Pensiun Bukan Solusi

by - Agustus 05, 2019

Sahabat pembaca Info Honorer 2019, sudah tahukah anda bahwa memberdayakan guru pensiun dengan menambah masa pengabdian di sekolah demi mencegah perekrutan guru honorer bukanlah solusi terbaik. Pasalnya, sebagian besar guru yang berusia di atas 60 tahun sudah tak lagi produktif, sehingga sangat merugikan peserta didik.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PBPGRI), Dudung Nurullah Koswara, menyatakan, guru berusia lanjut dan tidak energik lagi akan cenderung malas mengajar. Menurut dia, memanfaatkan guru PNS pensiunan untuk jadi guru honor di sekolah akan membuat runyam dunia pendidikan.

“Biarkanlah anak didik zaman now dididik oleh guru-guru yang lebih segar dan muda. Memanfaatkan  guru pensiunan PNS tua sebagai pengganjal agar guru honorer tidak masuk sekolah, bukanlah solusi terbaik,” kata Dudung saat dihubungi di Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

Ia mengatakan penilaiannya bahwa memberdayakan guru pensiun akan mempersulit proses penuntasan masalah guru honorer. Ia pun merasa tidak yakin akan ada banyak guru pensiunan yang mau diberdayakan hingga usia 65 tahun.

“Seorang guru PNS tua tentu tidak akan mau dibayar oleh 15% anggaran BOS. Mereka tidak mau jadi penghalang masuknya guru honorer,” katanya.

Berita ini bersumber dari Pikiran Rakyat.

You May Also Like

0 komentar